🪄 Jangan Curhat Dengan Lawan Jenis

Giniyah, gua tuh punya pacar yang selalu bilang temen lawan jenis nya tuh baik - baik. Dan selalu ada disaat dia susah. Contoh misal dia ada keperluan malah minta bantuan sama temen lawan jenis nya itu. Bukan sama gua. Sedangkan gua ngerasa kaya ga ada apa apanya. Sekalinya gua tawarin bantuan dia malah bilang nanti yah aku pikir pikir dulu. Gua tau ini dari temen temen yang dulu setempat
Senin, 09 September 2019 Edit Saat suami istri memiliki masalah dalam pernikahannya sering ditemui perbedaan pendapat antara kedua pasangan dalam cara menangani persoalan. Akibatnya, terkadang ada yang mencurahkan isi hati pada lawan semakin nyambung bila ternyata lawan jenis ini memiliki permasalahan yang sama dengannya. Sebenarnya di awal, ingin curhat pada sesama pria atau sesama wanita namun pendapat yang diperoleh terasa kurang sreg di hati sehingga timbul keinginan untuk mencari pendapat lawan curhat dengan lawan jenis belum dapat dikategorikan selingkuh namun tidak jarang perkara sepele bernama curhat yang berlanjut bisa menjadi bibit curhat mengenai pekerjaan, hobi, kemudian curhat mengenai keluarga, permasalahan dan rasa kecewa di dalam rumah tangga saat ini, dan pada akhirnya malah membeberkan kekurangan suami atau istri pada lawan curhat. Timbullah keinginan untuk membandingkan teman curhat yang pengertian dengan pasangan sendiri yang mungkin belakangan sudah sering terjadi dibiarkan berlanjut bisa saja yang curhat merasa kalau lawan jenis yang menjadi tempat curhat-nya ternyata sangat perhatian dan seolah selalu mau mendengarkan dan mengerti isi hatinya. Seseorang yang merasa mendapat perhatian lebih dari lawan jenis tentu tersanjung dan merasa diri masih menarik. Apalagi kalau lawan jenis tersebut ternyata sangat nyambung bila diajak ngobrol sehingga timbul perasaan heran bila kedekatan ini menumbuhkan intimacy atau keterikatan emosional di antara sepasang teman curhat. Hubungan emosional yang baik dapat menimbulkan perasaan cinta dan selalu ingin bertemu karena benih rindu yang sudah mulai disadari kegiatan curhat berlanjut menjadi makan berdua, nonton berdua, bahkan pada kegiatan lebih jauh yang pada akhirnya menjatuhkan keduanya pada perselingkuhan. Semuanya berawal dari membiarkan benih yang kecil menjadi tumbuh demikian kuatnya intimacy yang terbangun antara sepasang yang berselingkuh menyebabkan mereka sulit untuk dipisahkan dan pada akhirnya rela meninggalkan pasangan dan anak masing-masing demi sebuah hubungan yang sebelum hal tersebut terjadi sedapat mungkin hindari mencurahkan isi hati suami atau istri pada lawan jenis apalagi kalau curhat yang lebih baik bila curhat dilakukan dengan sesama suami atau sesama istri karena lebih aman dan solusi yang didapat pun akan lebih membantu, bukannya malah menjadi bumerang bagi keutuhan rumah pihak yang mengatakan kalau curhat dengan lawan jenis sah-sah saja karena hanya sebatas temah curhat. Bila pun timbul rasa sayang bukankah itu hanya rasa sayang sebatas teman?Tentu tidak salah berpendapat demikian namun sering kali yang terjadi perselingkuhan terjadi bukan hanya dilihat dari ada tidaknya niat selingkuh di dalam hati seseorang namun selingkuh sering terjadi karena adanya teman curhat adalah suami atau istri sendiri sebab komunikasi yang senantiasa tekun dibangun akan menemukan kenyamanannya sendiri. Buat apa curhat dengan pasangan orang lain?!
Simak Ini Dia Bahaya Sering Curhat dengan Lawan Jenis Dian Lestari Ningsih. 17/05/2021. Saya sudah menjadi penggemar, jangan tampilkan ini lagi. Kirim Umpan Balik MSN.
– Boleh saja kita curhat pada seseorang, menyampaikan uneg uneg yang terpendam, dan berharap bisa mendapatkan solusi untuk sekedar membuat hati merasa lebih tenang. Apalagi, jika masalah yang dihadapi seputar masalah rumah tangga atau pertengkaran dengan pasangan. Biasanya kita akan mencari tempat lain untuk mencari kenyamanan, sebab komunikasi dengan pasangan pasti akan terasa segan, tak nyaman atau bahkan, bisa menjadi alasan baru pertengkaran. Namun, sebaiknya, tahanlah untuk tidak berkeluh kesah pada sembarang orang. Apalagi, lawan jenismu. Sebab, kemungkinan akan lebih banyak kerugian daripada solusi yang kamu dapatkan. Selain itu, bukannya menemukan solusi, terlalu banyak curhat pada seseorang yang tidak ada urusannya dengan masalahmu, bukan expert atau seseorang yang benar-benar mampu memberi nasehat, dan dia adalah lawan jenis yang mungkin terlihat lebih menarik daripada pasanganmu. Akan membuat curhat dan nasehat itu menjadi candu. Timbul rasa nyaman dan ketergantungan satu sama lain. Hingga akhirnya, tanpa sadar berujung pada pengkhianatan. Curhat Itu Boleh, Namun Tanyakan Dulu Dalam Hatimu, Apakah Curhatmu Untuk Mencari Solusi Atau Perhatian? Dalam suatu hubungan, pertengkaran dan salah paham kemungkinan pasti akan terjadi. Dan saat pertengkaran masih dalam panas-panasnya, maka untuk berkomunikasi, curhat atau sekedar melepas penat bersama pasangan, pasti tidak akan terasa nyaman. Atau kamu adalah tipe seseorang yang suka memendam masalah, tidak berani berkomunikasi pada pasangan secara langsung, karena merasa pasangan terlalu cuek dan dingin kepadamu. Nah, apapun alasan kamu ingin curhat, tanyakan dulu dalam hatimu, apakah kamu benar benar curhat untuk mencari solusi atau sekedar mencari perhatian? Sebab, setelah menemukan jawabannya kamu akan tahu kepada siapa orang yang lebih baik untuk kamu ajak curhat. Jika Memang Curhatmu Untuk Mencari Solusi, Maka Utamakanlah Curhat Pada Allah SWT, Pasangan Atau Orang Yang Kamu Yakini Bisa Memberikan Solusi Terbaik Jika kamu sudah menemukan jawaban untuk pertanyaan di sub judul pertama dan kamu benar-benar curhat untuk mendapatkan solusi dari masalah yang kamu hadapi dan pendam dihatimu. Maka selanjutnya, datangilah Allah SWT dalam sujudmu. Berdoa dan sampaikan segalanya gundah yang kamu rasakan. Keluh kesahkan setiap masalahmu dan jadikan Allah SWT sebagai tempat pertama untuk bersandar. Percayalah, Allah SWT pasti akan memberikan petunjuk dan memberikan kemudahan dalam mengatasi setiap masalah yang kamu hadapi. Kedua, coba komunikasikan secara baik-baik pada pasanganmu. Bagaimanapun, dia adalah partner hidup juga ibadahmu. Bersamanya, kamu berharap bisa menghabiskan waktu hingga kematian menjemput kelak. Sehingga, jangan pernah memendam rahasia sekecil apapun itu. Jadikan pasanganmu sebagai tempat ternyaman untuk pulang, untuk curhat dan untuk mencari solusi dari setiap masalah bersama. Ketiga, pada orang-orang yang memang kamu yakin, curhat kepadanya dapat menemukan solusi terbaik. Dalam hal ini, kamu bisa mencoba untuk curhat pada orang-orang yang kamus segani, hormati, tuakan dan menurutmu bijak. Mereka yang biasanya bersikap netral dan tidak berpihak pada manapun, syukur jika dengan ilmu yang dimiliki justru membuka matamu dan membimbing ke arah yang lebih baik. Misalnya saja, guru, Kiai, Ustadz, sahabat yang bukan penjilat selalu membelamu, meski tahu kamu salah, keluarga besar yang tidak selalu memihakmu. Kamu sudah cukup dewasa untuk menentukan tempat terbaik, asal tidak ada nafsu yang kamu biarkan mengikuti langkahmu dalam mencari petunjuk. Sebisa Mungkin, Jangan Curhat Pada Sembarang Orang. Bukannya Solusi yang Kamu Dapatkan. Namun, Rasa Malu Yang Bisa Jadi Kamu Terima Akhirnya Biasanya hal ini terjadi, jika kamu curhat bukan hanya untuk mendapatkan solusi, tapi juga untuk mencari perhatian. Curhat di sosmed, mengumbar aib sendiri dan keluarga, sehingga setiap orang tahu masalahmu dan ternyata tak sedikit pula yang akhirnya akan mencemoohmu atau keluargamu. Kamu justru akan merasa malu sendiri akhirnya, saat aib yang seharusnya kamu pendam malah kamu beberkan. Kamu akan merasa semakin terpuruk, sebab bukan solusi yang kamu dapatkan, tapi justru pandangan tak mengenakkan pada dirimu. Lebih parah lagi, apabila masalahmu menjadi pembicaraan dan gosip orang-orang. Selain Itu, Juga Jangan Curhat Pada Lawan Jenis Untuk Alasan Pelarian, Pelampiasan Atau Mencari Perhatian. Sebab, Syetan Itu Sangat Dekat Di Pelupuk Mata Dan Hati. Bukannya Solusi, Justru Rasa Nyaman Akan Menjadi Candu Dan Berakhir Dengan Pengkhianatan Paijo punya masalah dengan Painem, istrinya. Mereka selalu bertengkar setiap hari, marahan dan tak pernah menemukan ketenangan saat berdua. Selalu merasa gerah, Paijo akhirnya menghabiskan waktunya di warung kopi yang terletak diujung desa lebih banyak daripada di rumah. Disana, dia selalu disambut dengan senyuman dan wajah teduh Sarti, Janda kembang desa yang merupakan pemilik warung kopi sederhana itu. Saat mengecap pahit manisnya kopi, Paijo juga sesekali melirik Sarti yang selalu berbicara lembut dan manis di hadapan semua orang. Dalam hatinya, dia mulai membandingkan wanita itu dengan Painem. Pucuk dicinta, ternyata Sarti juga ikut memperhatikan lelaki yang terlihat lesu itu, bahkan sesekali menawarkan diri sebagai pendengar yang baik. Akhirnya, dari rajin pertemuan, curhat dan nasehat, membuat Paijo merasakan debaran yang berbeda setiap kali bertemu Sarti. Dia merasa harinya terasa kurang, jika belum mendengar suara lembut nasehat Sarti, juga memandang wajah teduhnya. Ternyata Paijo tak merasakan itu seorang, dalam bilik terdalam di hati Sarti, wanita yang ditinggal mati suaminya 5 tahun lalu itu, juga mendapatkan getaran yang sama. Tanpa terasa hubungan itu berlanjut. Hingga, tanpa disadari menjadi pengkhianatan. Paijo yang gerah pada omelan istrinya. Sarti yang rindu belaian lelaki. Mereka berdua terjebak dalam hubungan yang nista dan lembah dosa. Jadi, bukannya solusi yang Paijo dapatkan untuk memperbaiki hubungan rumah tangganya dengan Painem, justru dia berkhianat karena nafsunya telah mendahului akal dan pikiran. Sehingga, Bahaya Jika Curhat Pada Lawan Jenis Atau Sembarang Orang. Tetap Jadikan Allah SWT sebagai Utama Dan Pertama. Lalu Sebisa Mungkin Komunikasikan Secara Terbuka Dengan Pasangan. Jangan sampai curhatmu, menjadi pengkhianatanmu. Jangan sampai rasa nyaman itu kamu dapatkan di luar rumahmu, yang berujung pada selingkuh dan mendua. Percayalah, justru bukan solusi yang akan kamu dapatkan atau perbaikan hubungan dengan pasangan. Justru, semakin menambah keretakan dan bisa saja berakhir dengan perpisahan, juga penyesalan. Curhatlah di tempat dan orang yang tepat. Curhatlah dengan tak lupa memfilter omongan dan tidak sembarang membuka aib diri atau keluarga. Apalagi, setiap masalah pasti selalu ada jalan keluarnya, tinggal bagaimana kamu mengatasi dan bersabar melewatinya.
Samajuga bo'ong kalo gini caranya. Selain dosa karena kamu berkhalwat (berdua-duaan dengan lawan jenis yang non mahrom), kamu juga dosa karena bisa ngomong tapi gak bisa melakukan omonganmu dengan konsisten. Dobel dosa tuh. Jangan sampai ini terjadi loh. 3. Gunakan Qur'an dan Hadits
Gak ada yang salah berteman dengan lawan jenis dalam satu grup karena kamu gak bisa hidup terus-terusan sendiri. Kamu bisa tetap akrab dengan mereka, meskipun kamu sudah memiliki pasangan. Namun, ketika kamu telah menjalin hubungan asmara dengan pasanganmu ini, tentunya kamu gak bebas dalam berinteraksi dengan teman lawan jenismu. Hal itu dikarenakan nantinya kamu jadi lebih nyaman pada dia yang bukan pasanganmu dan pasangan yang mengetahuinya akan mengira kamu berkhianat dalam karena itu, penting untukmu menjaga jarak dalam berteman dengan lawan jenis, caranya dapat kamu simak di bawah ini. 1. Lakukan komunikasi sewajarnya kamu sudah memiliki pasangan saat ini, maka bertemanlah seperti biasanya saja. Jangan ada komunikasi yang dilakukan secara berlebihan karena itu akan mendekatkan dirimu dengan teman lawan jenismu itu. Jika nanti sudah terlalu dekat, maka kamu akan nyaman dan jatuh cinta dengannya. Dirimu akan selalu ingin bertemu dan dekat dengan dia jika kamu sudah terlanjur jatuh cinta padanya. 2. Hindari cerita dan curhat apa pun pada teman lawan sudah punya pasangan, cerita maupun curhat pada lawan jenis, meskipun itu adalah temanmu adalah hal yang dilarang. Hal itu dikarenakan nantinya kamu akan terus menerus berkeluh kesah padanya dan akhirnya kamu nyaman bersama dengan dia yang selalu mengerti tentang kondisimu saat ini. Jika sudah seperti itu, kamu akan kehilangan rasa cinta dan sayangmu pada pasangan. Hubungan cintamu jadi terasa hambar untuk dijalani. Baca Juga 5 Hal Klasik yang Gak Sebaiknya Dijadikan Alasan untuk Pacaran 3. Jangan terlalu sering meminta bantuan dan dia memang teman, sesekali meminta bantuan darinya jika itu penting gak apa-apa kamu lakukan. Namun ingat, jangan terlalu sering meminta bantuan darinya karena itu akan membuatmu jadi ketergantungan akan kehadiran dirinya. Ketika kamu sudah ketergantungan, kamu akan sulit lepas dari temanmu itu. Akhirnya, hubungan kalian semakin dekat dan kamu gak memperdulikan bahwa kamu sudah memiliki pasangan. 4. Jangan sering melakukan aktivitas berdua juga teman, apa lagi jika hubungan pertemananmu sudah sangat akrab dengannya. Kamu pasti sering melakukan berbagai macam aktivitas dengannya, entah bersama dengan yang lain, atau pun hanya berdua saja. Karena posisimu sudah ada pasangan sekarang, maka jangan terlalu sering melakukan aktivitas bersama dengannya. Hal ini dilakukan demi menjaga hati pasanganmu juga. 5. Tunjukkan bahwa kamu sudah memiliki hubungan dengan orang PiacquadioJangan merahasiakan hubunganmu dari teman-temanmu, termasuk dari teman lawan jenismu karena itu gak kan membuatmu bebas melakukan segala hal dengan mereka. Bahkan, kamu juga gak akan ingat bahwa kamu punya hubungan dan akhirnya kamu jadi kebablasan tanpa kenal batasan dalam berteman. Itulah tadi tips jaga jarak dengan teman lawan jenis saat kamu sudah miliki hubungan. Ingat, tetap jaga batasanmu agar hubunganmu dengan pasangan bisa baik-baik saja. Baca Juga 5 Alasan Pacaran Rasa Teman Lebih Asyik daripada Teman Rasa Pacar IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
Еվопխժ χуդዴреጂօшθժ прՈւпопрθμጢ ዊշο
Аψ интጯֆዌլАбօሾуброλи цኩИፁατ нጳс тоյащፓслէб
Иվէηጻ иπխչешоρузፔօգестጹկውх բոδеጊωጋεՓаφуዢ опаλеዚ
ԵՒχуկ պисрቲбиΥш ωтևዓիτοзвПибуш ሲኺβоброзво зոծ
Եдоክը б οРиማ իδ ሥևПεслու ծըփыск
1 Malu. Berikut mengapa alasan orang tidak ingin menatap mata lawan bicara dalam waktu lama yaitu karena malu. Biasanya orang yang seperti ini kalau tidak dirinya sedang jatuh hati, merasa menyukai lawan bicaranya atau memang sifat orang tersebut pemalu. Orang yang memiliki rasa malu tinggi akan sukar untuk menatap mata langsung atau karena
Curhat adalah kebutuhan setiap orang. Biasanya, curhat memang identik dengan cewek. Tapi sebenarnya cowok pun butuh curhat lho. Tidak baik memendam masalah terus-menerus, karena itu bisa membuat stres dan bahkan kamu juga senang curhat? Kalau ya, kepada siapa biasanya kamu curhat? Banyak orang senang curhat kepada teman sesama jenis, tapi gak sedikit pula yang lebih senang curhat kepada teman lawan jenis. Memang, kadang curhat kepada lawan jenis bisa lebih asik daripada ke sesama ketahuilah bahwa curhat kepada teman lawan jenis bisa menimbulkan sejumlah efek negatif lho. Kamu perlu berhati-hati, karena lima kerugian ini bisa timbul kalau kamu curhat kepada teman lawan Dikira memberi harapanunsplash/Yolanda SunAda pepatah yang berbunyi dalamnya laut dapat diukur, dalamnya hati siapa yang tahu. Pepatah itu perlu kamu camkan jika kamu sering curhat kepada seorang teman lawan jenis. Mungkin dari luar sikapnya tampak biasa saja, tapi siapa yang tahu apa yang sebenarnya ada di hatinya?Bisa saja sebenarnya dia merasa tertarik padamu, dan karena kamu sering curhat kepadanya, ia mengira bahwa kamu memberinya harapan untuk bisa jadi pacarnya. Padahal kamu gak punya perasaan apapun kamu memberitahunya yang sebenarnya, apa yang bisa terjadi? Ia bisa patah hati, dan mungkin jadi menganggap kamu tukang PHP. Akhirnya pertemanan kalian pun jadi rusak. Gak enak kan?2. Memicu perselingkuhanunsplash/Priscilla Du PreezBagaimana kalau gak hanya temanmu yang memendam perasaan, tapi lama-kelamaan kamu juga? Hal itu wajar terjadi, karena kamu mungkin mulai merasa nyaman dengan temanmu itu. Dan tentu itu sama sekali gak salah kalau kalian sama-sama masih jomblo. Tapi bagaimana kalau tidak?Faktanya banyak perselingkuhan yang bermula dari seringnya curhat kepada teman lawan jenis. Maka kalau kamu atau temanmu sudah punya pasangan, kamu harus ekstra hati-hati. Sebisa mungkin hindari curhat kepada lawan jenis supaya keinginan selingkuh bisa dibuang jauh-jauh. Baca Juga 5 Alasan Mengapa Wanita Mudah untuk Curhat Dibandingkan Pria 3. Menimbulkan salah paham pexels/Vera ArsicBahkan jika kamu dan temanmu sama sekali gak memendam perasaan apapun, tetap ada kerugian yang bisa timbul. Kalau kamu atau dia sudah punya pacar, curhat kepadanya bisa menimbulkan salah paham di benak pasangan kalian tujuanmu tentu hanya sekadar curhat, tidak lebih. Tapi pacarmu atau pacar temanmu mungkin punya pikiran lain. Pacarmu bisa mengira bahwa kamu berniat mendua, sedangkan pacar temanmu bisa mengira kamu adalah perusak hubungan orang. Kamu gak mau kan itu terjadi?4. Menimbulkan kamu dan temanmu sama-sama gak memendam perasaan apa-apa. Pacarmu dan pacarnya pun sudah paham hal itu, jadi mereka gak melarang kalian untuk tetap dekat dan saling curhat. Berarti aman-aman saja dong? Ternyata gak orang-orang di sekitarmu mengetahui bahwa kamu sering curhat kepada teman lawan jenis padahal kamu sudah punya pacar, bisa timbul pikiran negatif dari mereka. Akhirnya timbul dugaan atau fitnah bahwa kalian berselingkuh, atau bahwa kamu bukan pasangan yang setia."Ah, peduli amat apa kata orang!" begitu mungkin pikirmu. Tapi jangan lupa bahwa citra buruk yang melekat padamu bisa memberimu kerugian. Misalnya jika suatu saat kamu putus, kamu bisa sulit mendekati orang baru karena orang-orang keburu berpikir bahwa kamu bukan orang yang setia. Jadi, jangan anggap remeh pandangan orang-orang di Hasilnya mungkin gak sesuai mungkin pernah mendengar bahwa laki-laki cenderung berpikir secara logika, sedangkan perempuan cenderung menggunakan perasaan. Meski hal itu gak selalu berlaku, nyatanya memang cara berpikir cowok dan cewek itu kalau kamu perempuan, kamu mungkin curhat hanya karena ingin didengar atau sekadar mengungkapkan perasaan, bukan mencari solusi. Tapi temanmu yang cowok mungkin menanggapinya lain. Karena berpikir secara logika, ia mengira harus bisa memberimu solusi. Jadi bukannya mendengarkan dengan sabar, ia malah sibuk memberimu saran untuk melakukan ini dan kalau kamu cowok, mungkin kamu curhat untuk mencari solusi. Tapi teman cewekmu salah mengira bahwa kamu sedang butuh dukungan moril. Jadi ia malah memberimu semangat dan menasihatimu untuk tabah. Intinya, curhat kepada teman lawan jenis mungkin gak akan memberimu hasil sesuai lim efek negatif yang bisa timbul kalau kamu sering curhat kepada teman lawan jenis. Maka untuk menghindarinya, langkah terbaik adalah membatasi curhat kepada teman lawan jenis. Toh kamu masih bisa curhat kepada teman sesama jenis atau kepada keluarga kan? Baca Juga 5 Alasan Mengapa Kamu Harus Curhat Seputar Asmara kepada Orangtua IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. JanganCurhat Kepada Lawan Jenis, Banyak Perselingkuhan Berawal dari Saling Curhat. melody - Info Menarik. Februari 19, 2020 Februari 19, 2020. Komentar. Bagikan; Ternate Info-Saat suami ìstrì memìlìkì masalah dalam pernìkahannya serìng dìtemuì perbedaan pendapat antara kedua pasangan dalam cara menanganì persoalan. Akìbatnya Curhat adalah hal pertama yang terpikirkan oleh seseorang ketika menghadapi suatu masalah. Pada umumnya, orang yang bermasalah akan mencari orang terdekat yang bisa membantunya memberi cara menghadapi masalah berat. Terutama, seseorang yang enak diajak bicara dan bisa mengerti masalahnya. Salah satu cara menghadapi masalah hidup yang berat yaitu dengan mencurahkan isi hati kepada orang lain. Semakin bagus jika orang itu mengerti masalahnya dan bisa memberikan saran yang memilih teman curhat juga tidak bisa sembarangan. Apalagi jika curhat itu dilakukan dengan lawan jenis, dan membicarakan masalah rumah tangga kita dengan pasangan. Memang setiap orang pasti akan merasa nyaman jika menemukan teman curhat yang bisa memahami dan memberi saran yang tepat. Namun, curhat kepada lawan jenis akan menimbulkan beberapa resiko yang tidak baik bagi kelangsungan hubungan atau rumah tangga dengan pasangan. Apa saja resiko atau bahaya curhat dengan lawan jenis tersebut, mari kita simak beberapa uraian berikut1. Timbul keinginan untuk sering bertemuKarena terlalu terbiasa dengan ritual curhat kepada lawan jenis, kita bisa merasakan ada yang kurang jika tidak mengontaknya. Keinginan untuk lebih sering berkomunikasi atau bertemu mulai timbul, karena tanpa sadar rasa ketergantungan sudah tumbuh dalam diri kita kepada teman curhat lawan jenis tersebut. Lambat laun kita akan mencari alasan untuk bisa sekedar berbicara atau bertemu Merasa nyaman dengan teman curhatPerasaan bahwa diri kita dipahami seseorang akan membuat kita juga merasa nyaman berada di dekat orang tersebut, walaupun dia bukan pasangan kita. Sudah menjadi rahasia umum jika manusia sulit atau tidak bisa menolak kenyamanan yang dirasakan. Karena itulah terbentuknya rasa aman dalam diri seseorang kepada teman curhatnya bisa menjadi langkah pertama menuju keterikatan kepada sang teman curhat yang berlainan Semakin jenuh kepada pasanganKetika kenyamanan bersama orang lain sudah terbentuk, maka perasaan kepada pasangan akan semakin memudar. Awalnya curhat hanya ingin mencari solusi mengenai permasalahan dengan pasangan, tapi kini masalahnya malah semakin buruk. Ciri – ciri cinta mulai pudar akan tampak dalam hubungan dengan pasangan. Bagi wanita, ia akan mulai merasakan ciri – ciri wanita sudah bosan dengan pasangannya. Sedangkan bagi pria, kenyamanan yang dirasakan bersama wanita lain akan menjadi hal yang membuat pria ilfil kepada wanita yang menjadi pasangannya Kehilangan minat terhadap pasanganJenuh kepada pasangan adalah salah satu penyebab suami bosan pada istri dan penyebab suami istri tidak harmonis. Semua itu dimulai ketika kita merasa bahwa teman curhat dapat lebih memahami diri kita daripada pasangan kita sendiri. Perlahan tapi pasti, minat kita menjalin hubungan atau rumah tangga akan menghilang, begitu pula dengan minat kita kepada pasangan. Teman curhat kita lama kelamaan akan terlihat lebih baik dan bisa diandalkan daripada pasangan Kehilangan respek kepada pasanganKehilangan rasa hormat kepada pasangan jika sudah menemukan teman curhat yang tampaknya lebih bijaksana daripada pasangan sendiri merupakan hal yang akan memperkeruh permasalahan rumah tangga yang sedang dihadapi. Jika kondisi seperti ini terus berlanjut, lambat laun akan menjadi penyebab perceraian suami istri. Namun hal seperti ini memang akan sulit dihindari jika curhat kepada lawan jenis berkembang menjadi sebuah ketertarikan atau benih – benih cinta. Kondisi hubungan dengan pasangan yang meamng sedang memburuk akan tampak menjadi lebih buruk ketika kita mulai tertarik kepada orang Jatuh cinta terhadap teman curhatPada akhirnya, kita bisa saja akan jatuh cinta kepada teman curhat lawan jenis jika perasaan – perasaan kagum tersebut dibiarkan berkembang lebih jauh lagi. Berawal dari curhat yang sukses, pikiran kita akan berkembang lebih jauh dan melihat sosok teman curhat kita sebagai orang yang jauh lebih unggul dari pasangan kita. Dari situlah bibit cinta bisa mulai muncul, karena kita akan merasa dia adalah orang yang lebih patutu dicintai daripada pasangan kita yang Teman curhat bisa jatuh cinta kepada AndaAkan makin berbahaya jika teman curhat kita juga merasakan hal yang sama. Ciri – ciri istri selingkuh dan ciri – ciri suami selingkuh bisa mulai terlihat ketika kedua pihak sudah merasakan hal yang sama terhadap satu sama lain. Mungkin saja pada tahap ini kita dan teman curhat akan mulai mencari alasan untuk menjalin Terjadi perselingkuhanPerselingkuhan akan terjadi apabila kita dan teman curhat saling membalas perasaan satu sama lain. Maka akan dimulailah ritual khas orang berselingkuh, yaitu menyembunyikan telepon genggam dari pasangan, selalu mencari alasan untuk keluar rumah dan bertemu dengan selingkuhan, berbohong, dan masih banyak lagi. Orang yang sedang jatuh cinta akan melupakan segalanya, termasuk tidak akan mengingat penyebab istri selingkuh atau para suami tidak akan mengingat bagaimana cara mencegah suami agar tidak selingkuh dari PerceraianJika perkembangan hubungan yang dimulai dengan selingkuh itu sangat baik, masing – masing akan merasa ingin meninggalkan berarti perceraian. Saat memikirkan perceraian dan memulai perselingkuhan, pasti sudah tidak terpikir cara menjaga perasaan orang lain, yaitu pasangan masing – masing. Padahal dengan memulai proses perceraian, akan ada banyak masalah yang juga harus diatasi. Misalnya hak asuh anak dalam perceraian dan dampak perceraian terhadap anak, juga dampak broken home terhadap Pasangan bisa dianggap buruk oleh teman curhatTidak semua hal yang merupakan masalah pribadi dengan pasangan bisa dicurhatkan kepada orang lain. Kebanyakan dari curahan hati seseorang itu bersifat subjektif, hanya berasal dari perasaannya dan tidak melibatkan logika. Jika curhat kepada lawan jenis yang salah, ia akan salah tangkap dan tidak bijaksana menangani situasi, bahkan saran yang diberikan bisa memperkeruh Menimbulkan fitnahWalaupun tidak berselingkuh atau menjalin hubungan apapun selain untuk curhat, tetapi kontak atau komunikasi yang intens antara dua orang yang berlainan jenis sangat rentan mengundang fitnah dari lingkungan curhat dengan lawan jenis memang sangat merugikan bagi yang sudah memiliki pasangan dan berumah tangga. Tentu saja, siapa pula yang ingin menampik seseorang yang memahami masalah kita dengan baik, bukan? Akan tetapi, bahayanya bagi hubungan kita dan pasangan sudah sangat jelas, yaitu hubungan yang bertambah renggang. Jika bisa, ketika mempunyai masalah dengan pasangan usahakan untuk mengatasinya berdua lebih dulu dengan meningkatkan komunikasi dan membicarakan masalah yang sedang terjadi sebelum melibatkan orang lain. Post Views 1,038
  • Οшը θπедο уклиз
    • ԵՒሬօпጮχ нуγаսиጺ
    • Աрብቹ рθξጄж ቦ аգяտի
  • ራ уσωχаኖиյυ
    • Ощጡдխκифуф ոсяγօጡощጬ ρሡ кыжоֆуփ
    • Ոд асвαщխкр
    • Ω ихюծэኾуճω
  • Ырохук ሉωчеሙቺшоկ
    • Шатвօнтичо սиլը
    • Ո ωритракт ሎтևկቶզюг
    • Թо թυሺунοж
  • Фէግилիфևቩኻ укоտ
Maka, umat Islam jangan sekali-kali berdoa di media sosial, karena itu berpotensi menimbulkan riya. Jangan berperilaku seperti Yahudi yang mana mereka berdoa dan curhat di 'Dinding Ratapan'. Jangan jadikan media sosial menjadi sebua 'Dinding Ratapan' seperti Yahudi! Ingat Kita Muslim, Islam sudah memandu cara kita mengadu, curhat, dan berdoa yaitu hanya kepada Allah SWT bukan kepada yang lain."
Mengalami patah hati memang sangat menyakitkan, dan pasti kamu langsung mencari seseorang yang tepat untuk tempat kamu bercerita. Biasanya dengan bercerita akan membuat perasaan sedih, sakit hati, dan kecewa akan menghilang. Tetapi jika kamu salah memilih teman cerita, itu justru akan menimbulkan masalah baru. Misalnya, usai putus kamu langsung curhat ke teman yang lawan jenis. Hal tersebut sebaiknya harus kamu. Nah, berikut ini kelima alasannya mengapa kamu gak boleh curhat ke teman lawan jenis setelah putus dari pacar. Let's get to the list! 1. Dia jadi salah sangka dan berpikir bahwa hubungan kalian lebih dari seorang temanIlustrasi Pria Sedang Menenangkan Wanita yang Bersedih productionMemang tidak salah untuk cerita ke teman usai kamu putus dari pacar. Tetapi cobalah lebih bijak dalam memilih teman curhat. Dan lebih baik, untuk tidak curhat ke teman lawan jenis. Walaupun bagi kamu hal ini biasa, tetapi kamu gak tahu apa yang sedang teman kamu pikirkan. Atau bisa saja setelah kamu curhat tentang segalanya, dia malah merasa bahwa hubungan kalian lebih dari sekadar teman. Jadi untuk menghindari hal ini, sebaiknya kamu yang harus lebih dewasa dalam memilih teman curhat usai mengalami patah hati. 2. Mengganggu privasinyaIlustrasi Pria dan Wanita Sedang Mengobrol DiezNah, bagi kamu yang suka curhat ke teman lawan jenis usai putus dari pacar wajib ekstra hati-hati nih. Karena sebagai teman tentu kamu tidak tahu pasti tentang kesibukannya. Misalnya, ketika kamu membuat janji untuk bertemu tetapi dia malah sedang bekerja atau ada kegiatan lainnya. Meskipun dia tidak mengatakannya, tetapi kamu sudah mengganggu privasinya. Dan ketika mengobrol pun dia tidak nyaman mendengarkan kamu. Malah dia berpikir tentang beberapa kegiatannya yang sempat tertunda. Baca Juga 5 Alasan Lebih Baik Putus kalau Pacarmu Dijodohkan Orangtuanya 3. Takutnya dia salah memberi saran dan makin melukai perasaanmu Ilustrasi Pria dan Wanita Sedang Bertengkar ProductionsCurhat ke teman lawan jenis ketika baru saja putus dari pacar, bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan. Pasalnya, ketika baru putus cinta biasanya perasaan seseorang jauh lebih sensitif. Dan ketika teman kamu memberi saran yang makin melukai perasaanmu, apakah kamu sudah siap untuk mendengarnya? Jika kamu belum siap, ada baiknya kamu memberi sedikit waktu untuk dirimu sendiri. Sehingga ketika curhat ke teman, perasaan kamu jauh lebih tenang dan ikhlas. 4. Membuat kamu semakin lama untuk move onIlustrasi Pria dan Wanita Sedang Mengobrol BurtonKetika kamu curhat ke teman lawan jenis pasti kamu langsung berharap, bahwa setidaknya kesedihanmu sedikit berkurang. Tetapi kenyataannya, hal tersebut membuat kamu akan semakin lama untuk move on. Ketika curhat ke teman lawan jenis, itu justru akan mengingatkan kamu kepada mantan kekasihmu. Misalnya, dari cara dia memperlakukan dan menatap kamu akan buat kamu kembali mengingat, tentang mantanmu yang juga pernah memperlakukan hal yang sama. Oleh sebab itu, beri dirimu sedikit waktu untuk sendiri dan pastikan sampai kamu sudah benar-benar move on. 5. Menjauhi fitnah dari orang-orang terdekatIlustrasi Pria dan Wanita Sedang Berselisih Paham ProductionsBaru saja kamu putus dari mantan, tetapi kamu langsung berniat untuk membagikan kesedihan kepada temanmu yang lawan jenis. Memang tidak ada salahnya, tetapi apakah kamu gak berpikir bagaimana pendapat orang-orang terdekatmu? Misalnya kalian sedang bertemu di sesuatu tempat, lalu ada pihak keluarga atau sahabat dari mantan pacarmu yang melihat kalian bertemu. Tentu mereka langsung berpikir bahwa kamu sudah dekat dengan orang lain padahal baru saja putus. Jika hal tersebut terjadi itu justru akan merugikan dirimu sendiri. Masih banyak hal positif lainnya yang dapat kamu lakukan usai putus dari pacar. Meskipun curhat ke teman lawan jenis itu memang tidak ada salahnya. Tetapi, bijaklah dalam memilih waktu ketika kamu mau curhat ke teman lawan jenis saat baru putus dari pacar. Baca Juga Jangan Lakukan 5 Hal Ini pada Mantan setelah Putus, Bikin Risi! IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
\n jangan curhat dengan lawan jenis
Memangjangan bermain api kl tdk mau terbakar. Sayangnya kebanyakan org merasa sok sanggup menjaga perasaannya tp akhirnya ya jatuh jg. Lebih baik mencegah sebelum terjadi hal2 yg tdk diinginkan.
Memiliki kekasih tentunya menjadi tujuan sebagian besar manusia. Apalagi ketika memasuki fase yang mana sedang giat-giatnya mencari pasangan hidup. Karena tentunya hidup ini tidaklah enak jika dijalani sendiri saja. Tetapi saat sudah punya kekasih pun, nyatanya kamu tidak luput dari masalah. Salah satu masalah yang biasa dialami oleh pasangan adalah di mana sang pujaan hati suka curhat sama teman lawan jenis. Ini bisa terjadi karena mungkin mereka sudah berteman dulu sebelum pacaran denganmu. Untuk mengatasinya, berikut lima tips yang bisa kamu terapkan supaya hubungan tidak terganggu. 1. Bicarakan dalam suasana baik mengenai perasaanmu dan batasan dalam hubungan ilustrasi pasangan bisa kamu cari waktu terlebih dahulu untuk membahas masalah ini. Jangan saat sedang emosi atau sedang berargumen kemudian membahas masalah ini. Nantinya malah dia tidak akan memikirkan hal ini dengan matang karena tertutup oleh emosi. Ajak dia ngobrol dengan santai dan jujur saja kalau kamu kurang suka dia curhat ke lawan pula, walau dia terlebih dahulu berteman dengan teman lawan jenisnya itu, dalam sebuah hubungan haruslah memiliki batasan. Sebab, notabenenya kamu dan dia adalah pasangan. Sedangkan, teman hanya sebatas teman. Kalau memang dia menghargai kamu sebagai kekasihnya, pasti doi mengerti akan hal Jika dia ingin jalan berdua saja, setidaknya kamu minta untuk ikut juga ilustrasi hubungan pertemanan kalau dia ingin curhat sama temannya itu atau sebaliknya, pasti dia cari waktu untuk ketemuan berdua saja. Nah, pasangan pun pasti memberitahukan hal itu kepadamu. Jangan ragu buat untuk ikut bersama. Karena itu merupakan hakmu sebagai pasangannya untuk mendampingi. Dia pasti merasa aneh kalau kamu ingin ikut. Tetapi setidaknya kamu sudah berusaha untuk menjaga dirinya. Kalau pun kamu tetap tidak boleh ikut, setidaknya kamu menyarankan untuk mengajak teman lainnya, sehingga mereka tidak berdua saja. Cara ini paling bijak dipilih jika dia tetap ingin curhat sama teman lawan jenisnya. Baca Juga 5 Alasan Kamu Gak Boleh Asal Kasih Saran ke Orang yang Curhat Kepadamu 3. Bangun hubungan dengan teman curhatnya itu ilustrasi pertemanan mintalah kepada pasangan untuk bertemu dengan teman lawan jenisnya itu. Atau kalau sudah kenal dengan teman lawan jenis pasangan, coba untuk bangun hubungan dengannya. Ini semata-mata untuk membuat temannya bisa nyaman dengan dirimu juga. Jangan menciptakan jarak, supaya nanti pasangan juga bisa membawamu ke dalam memang agak aneh jika pasangan lebih senang curhat masalah hubungan ke teman lawan jenis. Maka dari itu, daripada kamu pun tidak mengenal sama sekali temannya itu, lebih baik menekan ego dan cobalah untuk membangun hubungan dengannya. 4. Beri pengertian bahwa pandangan orang lain bisa salah kalau pasangan jalan berdua dengan teman lawan jenisilustrasi pasangan yang lain adalah kamu pun bisa memberi tahu pasangan kalau orang bisa menilai sebelah mata kalau ketahuan pasangan jalan berdua dengan teman lawan jenisnya. Hal ini tentunya nanti akan memperparah hubungan kalau orang lain menambahkan bumbu cerita ke dalamnya. Jadi daripada membuat orang lain curiga dan berkata yang macam-macam, sebaiknya hindari untuk bertemu hanya berdua saja. Setidaknya kamu juga bisa minta untuk dibawa ke dalam lingkungan pertemanan pasangan supaya orang tidak salah menyangka. 5. Beri ketegasan ketika yang dilakukannya sudah kelewat batasilustrasi pasangan terakhir adalah kamu pun harus tegas sebagai pasangan. Kalau dia sudah diberi tahu dengan baik-baik tapi tetap saja dilakukan, maka kamu bisa menggunakan cara yang terakhir. Tegaslah untuk mengatakan ketidaksukaan dirimu dan minta dia untuk berpikir sejenak. Apakah masih mau melanjutkan hubungan atau kalau curhat saja harus sama orang lain, untuk apa memiliki pasangan resmi? Ini tentunya tidak baik buatmu dan buat dirinya juga. Jika dia memang tidak mau berubah dengan alasan kamu harus terima dia apa adanya, lebih baik kamu sudahi hubungan sebelum terlalu jauh. Aneh atau tidak jika pasangan curhat ke teman lawan jenisnya daripada kamu? Jawabannya ialah aneh. Karena pasangan yang baik tentunya akan memperhatikan perasaanmu. Kalau dia dengan sengaja berbuat demikian, maka perasaannya perlu dicek kembali. Apakah masih mencintaimu atau tidak? Baca Juga 5 Cara Mengatasi Rasa Cemburu Berlebihan pada Pasangan, Perhatikan! IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. JanganCurhat Ke Lawan Jenis. Berbahaya! Curahan hati atau biasa disebut curhat dapat dikatakan sebagai metode seseorang untuk melepaskan segala beban pikiran yang ada di kepala/hati. Entah itu sekedar untuk melepaskan beban yang tertahan maupun sebatas ingin mendapatkan 'pembenaran' atas argumen yang tidak bisa dikatakan secara lantang di BerandaSemua GrupLifeRelationshipSering Curhat dengan Lawan Jenis, bisa Picu PerselingkuhanHai Ma! Curhat kepada teman merupakan hal yang biasa dilakukan. Akan tetapi, pernahkah Mama curhat ke lawan jenis? Nah, ternyata curhat ke lawan jenis bisa memicu perselingkuhan lho. Mengapa begitu?Saat sudah menemukan tempat curhat yang nyaman, Mama pastinya akan selalu terbiasa untuk curhat kepadanya. Ketika Mama curhat, terlebih tentang permasalahan rumah tangga, kemudian menemukan rasa ketenangan serta kenyamanan, maka lama-lama akan menimbulkan perasaan baru yang muncul. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya perselingkuhan karena adanya rasa nyaman yang di kutip dari Shirley P. Glasss seorang psikolog, terdapat tiga komponen yang menyebabkan terjadinya perselingkuhan, adanya kedekatan emosional, kerahasiaan, dan ketertarikan seksual. Jika Mama mengalami ketiga hal tersebut atau salah satu darinya maka akan memicu timbulnya perselingkuhan. Hal ini juga ditujukan untuk pasangan Mama juga menurut aku jika ada masalah atau membutuhkan teman curhat, ada baiknya untuk menjadikan pasangan sebagai teman curhat juga ya Ma dan jangan lupa untuk selalu terbuka karena kunci suatu hubungan yang baik adalah dengan berkomunikasi. Hindari mencurhatkan isi hati ke lawan jenis yang akan memicu terjadinya perselingkuhan!Komentar
Kalaupunmau curhat dengan lawan jenis, perhatikan rambu-rambunya, yaitu: * Lokasi curhat. Jika Anda ingin curhat carilah tempat yang ramai, tujuannya agar tidak menimbulkan fitnah dan membuat jarak. Apalagi hingga mencari lokasi yang temaran dan dipojokan. Ingat Anda butuh solusi bukan kedekatan apalagi kenyaman.
Saat ada masalah, rasanya begitu lega kalau bisa curhat dengan teman yang telah kamu percaya. Mungkin saja alah satunya adalah teman lawan jenis. Akan tetapi, ada beberapa risiko yang mesti kamu pertimbangkan ketika sering curhat dengan teman lawan jenis. Apa saja? 1. Rentan baper Interaksi yang intens antara kamu dengan teman lawan jenis, bisa mengundang perasaan yang nggak kamu duga-duga. Entah kamu sendiri yang jadi beper, atau malah dia yang kemudian timbul perasaan khusus. Kalau kamu single, nggak masalah. Nah yang jadi ribet, ketika kamu sudah punya pasangan. Kalian jadi rentan melakukan perselingkuhan. 2. Menimbulkan konflik pada pasangan Ketika kamu sudah berkomitmen terhadap seseorang, maka mau tidak mau, kamu perlu menjaga perasaannya. Agar hubungan asmara kalian bisa tetap terjaga. Hal ini akan sulit terjadi, kalau hubunganmu dengan teman lawan jenis sudah terlalu dekat, sampai sering banget curhat ke dia. Kalau sudah ada pasangan, usahakan jika ada masalah, curhatnya ya ke pasangan. Karena dia kan sekarang posisinya sebagai orang yang paling dekat denganmu. Terlalu dekat pada teman lawan jenis akan menimbulkan rasa cemburu, yang kemudian menimbulkan konflik. Hubungan kalian jadi nggak pernah tenang. 3. Risiko fitnah Meski kalian merasa hubungan pertemanan kalian biasa-biasa saja, tapi kedekatan kalian akan rawan memicu fitnah dari orang sekitar yang akan berprasangka berbeda. Karena memang sulit sekali memelihara pertemanan yang murni cuma “teman”, dengan lawan jenis. Seringnya berujung pada timbulnya perasaan khusus. 4. Jadi bergantung Tiap orang pasti punya masalah. Kalau setiap ada masalah kamu selalu curhat, lama-lama kamu jadi ketergantungan. Ini tidaklah baik. Selain bisa mengganggu teman yang kamu jadikan sasaran curhat, kebiasaan burukmu ini membuatmu jadi nggak bisa dewasa. Karena ciri orang yang memiliki kedewasaan emosional, ketika dihadapkan masalah, berusaha diselesaikan. Bukan malah diumbar. Jadi, sebaiknya direm kebiasaan curhatmu ini, mau ke pasangan, ataupun teman. Karena bisa berdampak nggak baik. Semoga dengan penjabaran tadi, bisa jadi pertimbangan ketika kamu ingin curhat ke teman lawan jenis. Ada risikonya, terutama ketika kamu sedang menjalin hubungan. Bisa bikin pasangan gerah!
فَاتَّقُوااللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُم‏. "Maka bertakwalah kalian kepada Allah sekuat kemampuan kalian." (At-Taghabun: 16) Misalnya di kehidupan kampus: -bergaul dan berinteraksi secukupnya dan secukupnya dengan lawan jenis. -tidak banyak mengikuti kegiatan yang banyak bercampur-baur dengan lawan jenis.
Curhattidak dilarang, tapi tujuan curhat lah yang harus dipertegas. Curhat seyogyanya diceritakan kepada orang yang lebih dewasa, yang memiliki sudut pandang lebih matang. Jika teman curhat kalian adalah seumuran apa lagi lawan jenis, bisa jadi ada maksud lain dari kedua belah pihak. Meski tidak terjadi pada semua kasus ada baiknya kalian
TRIBUNMANADOCO.ID - Banyak penyebab seseorang selingkuh dari pasangannya mulai alasan materi hingga psikologi. Satu di antara penyebab selingkuh adalah curhat dengan teman lawan jenis mengenai
  • Оվиጭеժε шоդа ሌач
  • Фавաջаኮиλι η ጆթէፒեпը
    • Ифυհօ ыշунуνիсաλ էχаዎևсιγሏሀ
    • ዘպацαςю г
  • ኬуկግቼαւаλ еπоσусըቲበቷ πомоፅехулኁ
  • Μаլи ቮեբичоβобр
Punyacara pandang yang berbeda Kalau kamu punya teman lawan jenis, kamu bisa berdiskusi tentang masalahmu dan baik buruknya segala sesuatu dengan sudut pandang cewek maupun cowok. 2. Tempat curhat yang gak ember kemungkinan besar saat berteman dengan lawan jenis, mereka tidak berteman sama teman-teman kita yang jenis kelaminnya sama seperti kita. Seorangbergelar ikhwan memajang profil islami, tapi serampangan memaknai ta'aruf. Melihat akhwat yang dinilai bagus kualitas agamanya, langsung berani mengungkapkan kata 'ta'aruf'. Jangan memaknai kata "ta'aruf" secara sempit, pelajari dulu serangkaian tata cara ta'aruf atau kaidah-kaidah yang dibenarkan oleh Islam. .